Usaha toko bangunan adalah salah satu jenis usaha yang memiliki peluang menjanjikan dan tergolong jenis usaha yang tidak lekang oleh waktu. Sebab, usaha ini terbukti dapat menghasilkan omset ratusan juta rupiah setiap bulannya, tergantung seberapa besar usaha Anda. Selain itu, mengingat kebutuhan dalam pembangunan infrastruktur dan perumahan yang selalu ada setiap tahunnya, menjadikan peluang usaha toko bangunan tidak boleh dilewatkan begitu saja. Memang, usaha ini memerlukan modal yang cukup besar. Namun, tidak menutup kemungkinan kendala tersebut dapat ditutup dengan perputaran uang yang cepat.
Berikut tim BFI Finance sajikan, kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan usaha toko bangunan serta rincian kisaran modal yang dibutuhkan. Tidak lupa juga, kami berikan tips untuk memulai usahanya! Yuk kita simak bersama!
Kelebihan Usaha Toko Bangunan
Kebutuhan sebagai penyedia bahan material untuk pembangunan proyek yang tinggi
Keuntungan yang didapatkan relatif besar
Peluang dan pangsa pasar yang luas
Tidak memerlukan keahlian atau keterampilan khusus
Mudah dijalankan bahkan untuk pengusaha yang minim pengalaman
Kekurangan Usaha Toko Bangunan
Persaingan yang tinggi
Harga bahan material yang fluktuatif
Modal yang dibutuhkan cukup besar
Aktivitas pemasaran yang monoton
Beberapa bahan material yang lama untuk terjual
Solusi Untuk Mengatasi Kekurangan Usaha Toko Bangunan
Mengingat jenis usaha ini membutuhkan modal yang cukup besar, ada baiknya utnuk mengajukan pinjaman modal usaha pada Lembaga Keuangan seperti Bank maupun Perusahaan Pembiayaan.
Pemilihan lokasi usaha yang strategis agar mudah dijangkau oleh pelanggan.
Untuk mengatasi bahan material yang lama untuk terjual, Anda dapat memberikannya potongan harga agar dapat menjadi pemasukan yang cepat dan nilai kegunaan barang yang tidak terkikis.


No comments:
Post a Comment